Sabtu, 15 November 2014

DASAR-DASAR COMMAND PROMPT I
Salam Dari saya rendi, disini saya akan mengajarkan dasar-dasar command prompt  Kalau kalian udah tau jangan dibaca, kalau perlu di buang aja tutorialnya, emang sih ini masih dasar kali, maklum la masih pemula. Langsung aja kita mulai Ini langkah-langkahnya:
1. Klik Start
2. Pilih Run
3. Klik CMD Kemudian Tekan Enter
Atau bisa juga dengan menekan tombol WinKey + R
Description: http://newbiesecure.files.wordpress.com/2009/07/untitled7.jpg?w=450
Description: http://newbiesecure.files.wordpress.com/2009/07/untitled9.jpg?w=450
Pindah Ke Drive Lain.
Disini kita mulai dengan pindah ke Drive. Contoh kita sekarang berada di drive C, kita mau pindah ke Drive D
Ketikkan Perintah D: lalu tekan enter
Melihat Directory/Folder Aktif
Untuk melihat perintah-perintah DIR ketik aja DIR /? Lalu tekan enter nanti akan keluar perintah-perintahnya ketka kita ketikkan perintah DIR lalu  enter nenti akan keluar semua directory yang aktif. Bias juga dengan perintah DIR /AH lalu tekan enter nanti akan keluar folder-folder yang ber attribute hidden ataupun superhidden dan masih banyak lagi perintah-perintah yang lain yang lebih unik
Masuk Ke directory
MIsalnya kita mau masuk Ke folder coba yang berada di drive D: kita ketik CD coba atau bias juga dengan mengetik CD lalu tekan tab nanti akan keluar daftar-daftar folder ataupun file yang aktif lalu tekan enter jika ingin kembali ke folder sebelumnya ketikkan CD .. lalu enter bias juga dengan perintah CD \ lalu enter.
Membuat Direcrory
Syntax penulisannya MKDIR drive nama_folder_yang_mau_dibuat contoh : Kita mau membuat folder dengan nama Deso di drive D: ketik aja MKDIR D:\Deso tekan enter nah setelah selesai di enter coba lihat di Drive D: jika tidak ada kesalahan Pasti di drive D: ada folder yang bernama Deso.
Menyalin file / mengcopy file
Syntaxnya COPY file_yang_mau_dicopy Alamat_tujuan. contoh kita ingin mengcopykan file gambarku.jpg yang berada di Drive D: di folder Deso mau kita copikan ke drive C: ketik aja REG JENENG eh salah Ketik COPY D:\Deso\gambar.jpg C: lalu enter Nah kalau berhasil File gambar.jpg akan berada di Drive C:
Memindahkan File
Syntaxnya MOVE file_yang_mau_dicopy Alamat_tujuan. Contoh kita ingin memindahkan File tugas.doc yang berada di Drive D: mau kita pindahkan ke Drive D: Di folder Tugas. Ketikkan perintah MOVE D:\tugas.doc d:\Tugas kemudian tekan enter.
Membersihkan Layar
Setelah Mengetikkan perintah-perintah di atas pasti layer sudah penuh dengan tulisan-tulisan dengan perintah CLS lalu tekan enter Layar akan bersih tanpa noda seperti pakai rinso pembersih noda : D.
Mengubah Nama File
Mengubah nama file atau bahasa kerennya Rename. Misalnya kita mau merubah file daftar tugas.doc yang berada di Drive D: menjadi tugasku.doc ketik aja REN daftar tugas.doc tugasku.doc tekan enter Ya kalau berhasil nama filenya akan berubah tapi kalau belum ya anda belum beruntung silahkan coba lagi.
Menghapus File dan Folder
Syntax menghapus file Del Drive:\file yang akan dihapus dan syntax menghapus folder RMDIR Drive:\file yang akan dihapus. contoh kita ingin menghapus file table.doc di drive D: Ketik DEL d:\tabel.doc. dan menghapus folder Gambar Di Drive D: ketik RMDIR D:\gambar tekan enter

Sabtu, 01 November 2014

Perbedaan Boot Manager, GRUB, dan LILO

Boot Manager, GRUB, LILO
Boot Manager
Boot manager adalah suatu aplikasi yang menjadi bawaan dari semua jenis Linux untuk mengatur proses booting agar dapat digunakan untuk multiple boot. Bila kita menginginkan OS yang kita gunakan dibaca oleh BIOS tanpa menggunakan Disk Boot maka kita memerlukan Boot Loader program yang terinstall pada MBR (Master Boot Record). Sebagai contoh Kita telah meng-install Windows XP dan ingin meng-install Linux Ubuntu maka secara otomatis bila Linux telah terinstall di hardisk maka Linux akan membuat pilihan booting untuk multiple boot.
GRUB
Pada proses booting, program yang dijalankan pertama kali setelah BIOS selesai adalah GRUB (bila telah meng-install Linux). GRUB singkatan dari GRand Unified Bootloader, yaitu program kecil yang menampilkan pilihan sistem operasi pada saat proses booting sehingga nantinya dapat melakukan multiple boot atau dual boot. GRUB sangat berguna apabila kita menginstall lebih dari satu sistem operasi pada satu komputer, misalnya Microsoft Windows Seven dan Linux Ubuntu dalam satu PC. Istilah kerennya adalah dual booting. Biasanya default sistem operasi pada menu GRUB adalah Linux Ubuntu. Istilah “default” disini artinya adalah sistem operasi yang akan dijalankan secara otomatis apabila kita tidak memilih sistem operasi lain pada daftar menu GRUB. GRUB dapat di konfigurasi sesuai keinginan, seperti lama suatu grub mulai melakukan booting, pengaturan warna yang digunakan sebagai background dan tulisan pada menu grub, member password pada grub, dan lain-lain. Namun apabila salah dalam pengeditan maka saat booting GRUB tidak akan dapat masuk ke system operasi yang tersedia. Letak konfigurasi GRUB adalah /boot/grub/menu.lst

LILO (LInux LOader)
LILO merupakan boot loader umum untuk semua system operasi Linux, LILO tidak bergantung pada system file khusus dan bisa booting sebuah system operasi dari disket dan harddisk. LILO mempunyai kepanjangan Linux LOader adalah loader boot, yang dapat digunakan untuk memilih Linux, MS-DOS atau OS lain pada saat booting. Lilo ini biasanya digunakan pada mesin intel-compatible dan biasanya terdapat pada distribusi RedHat dan turunannya. Kita tidak perlu melakukan penginstalan LILO karena sewaktu kita menginstall Linux RedHat dan turunannya maka LILO secara otomatis akan ikut terinstall. Pada LILO juga dapat di lakukan konfigurasi seperti GRUB, kita juga bias melakukan pengaturan pada LILO dengan menggunakan text editor. Dalam pengaturan ini, hanya user root saja yang bias melakukan pengaturan, dan tentunya LILO lebih rumit dibandingkan GRUB dalam proses pemilihan OS karena perintah-perintahnya harus diketik. Letak konfigurasi LILO adalah /etc/lilo.conf